23 March 2010

Penting untuk Anak Yang Lahir di Luar Negeri

(sumber: milis KomTek)

=================================================

Rekan-rekan,

Silahkan disebar luaskan ke milis dan masyarakat Indonesia lainnya di luar
negeri.

Jika anak kita lahir di luar negeri sebelum 1 Agustus 2006, walaupun sudah
memiliki paspor Indonesia, masih perlu mendaftar kewarganegaraan Indonesia.
Demikianlah pengumuman dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di USA.
Saya kurang jelas apakah KBRI lain juga memutuskan hal yang sama.

Silahkan ke http://www.embassyofindonesia.org/consular/perpu.htm untuk
mendapatkan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2006 - Tentang Kewarganegaraan
Republik Indonesia

dan

Penjelasan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2006 - Tentang
Kewarganegaraan Republik Indonesia

http://www.embassyofindonesia.org/consular/QandA1.htm

Question (Q): Apakah masih perlu mendaftar kewarganegaraan Indonesia, jika anak
yang lahir di Amerika Serikat sebelum 1 Agustus 2006 telah memiliki (pernah
dibuatkan) paspor Indonesia?

Answer (A): Bagi anak yang lahir sebelum 1 Agustus 2006 namun telah memiliki
(pernah dibuatkan) paspor Indonesia dihimbau untuk segera mendaftar
kewarganegaraan Indonesia sebelum masa berakhir pendaftaran tersebut habis (1
Agustus 2010).

Q: Hingga Kapan pendaftaran untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia
bagi anak yang lahir sebelum 1 Agustus 2006 bisa dilakukan?

A: Pendaftaran untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia bagi anak
yang lahir sebelum 1 Agustus 2006, dibatasi hingga 1 Agustus 2010.Setelah
tanggal 1 Agustus 2010, bagi anaka-anak yang ingin mendaftar harus melalui
proses pewarganegaraan (naturalisasi) biasa yang hanya bisa dilakukan di wilayah
Republik Indonesia.

Q: Setelah masa pendaftaran kewarganegaraan Indonesia bagi anak yang lahir di
Amerika Serikat sebelum 1 Agustus 2006 (pasal 41 UU No. 12 tahun 2006) ditutup
pada tanggal 1 Agustus 2010, bagaimana cara mendaftarkan kewarganegaraan
Indonesia bagi satu anak yang lagi di Amerika Serikat selanjutnya?

A: Cara pendaftaran kewarganegaraan Indonesia bagi anak yang lahir di Amerika
Serikat setelah 1 Agustus 2010 untuk selanjutnya dilakukan langsung di Indonesia
melalui proses pewarganegaraan (pasal 8 UU No. 12 tahun 2006) dan salah satu
syaratnya adalah bahwa pemohon harus tinggal di Indonesia paling singkat 5
(lima) tahun berturut-turut atau 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut (pasal
9 UU No. 12 tahun 2006).

Formulir pendaftaran dll bisa didapat di sini:

http://www.embassyofindonesia.org/consular/form.htm

Formulir pendaftaran dll perlu materai dari Indonesia.

Ada yang mengatakan 1 materai x Rp 6000 jika kedua orang tua nya orang
Indonesia. Ada yang mengatakan 2 materai x Rp 6000 untuk 2 dokumen yang berbeda
jika salah satu orang tuanya adalah WNA. Saya kurang jelas masalah ini. Silahkan
langsung tanyakan ke Kedutaan/ Konsulat Jendral setempat.

Yang jelas, jika belum mendapat materai, usahakan mendapatkan materai
secepatnya. Jika perlu, datangkan materai dari Indonesia :(

Jabat erat,

Ahmad Syamil
Arkansas State University
http://asyamil.net/

================================================

07 February 2010

Impian, Harapan, dan Cita-cita

Di kala hujan malam ini, terasa sepi jika tidak ada yang menemani. Pengen berkhayal kelak diriku nanti menjadi apa....

Ada yang bilang kalo nama gw Sofandre berarti bisa bikin sebuah konsultan IT yang bernamakan "Softandre" hahahaha maksa banget. Cita2 gw mah pengen jadi auditor tapi yang sistem informasi, sayangnya belum ada usaha menuju ke arah situ (mungkin....).

Di satu sisi, sisi gelap maksudnya, gw pengen jadi pencipta robot yang mungkin nggak kesampean (terlalu tinggi nih hehehe). Asik juga kali ya bisa nyiptain robot yang penuh dengan komponen-komponen yang bisa membuatnya bergerak, berbicara, atau bahkan berpikir dan merasakan (canggiiiih). Seperti astro boy, itulah impianku jika menjadi pencipta sebuah robot.

Aaaaaahhh... impian. Baru weekend minggu pertama februari 2010 ini saya sempatkan membaca buku berjudul "Negeri 5 Menara" yang mana isinya sangat membuat semangat pada diri saya bahkan sampai membuat plan untuk belajar sidang komprehensif yang diperkirakan diadakan pada April 2010. Buku ini menceritakan enam orang anak yang bermimpi ingin mewujudkan impiannya menuntut ilmu setinggi-tingginya dan mengabdi kepada masyarakat dunia. Akhirnya mereka sampai kepada pewujudan impian mereka yang mana keenam manusia tadi tersebar ke lima penjuru dunia, Indonesia, Inggris, Mekkah, Amerika, dan Mesir.

Semoga makin semangat minggu depan dan good night... See you.

"Man Jadda Wajada", siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil.

24 September 2009

Tips Transaksi via Internet

Berikut beberapa tips agar anda dapat bertransaksi via internet dengan aman dan nyaman :

1) Lihat jati diri penjual. Biasanya penjual yang baik akan memasang identitas diri (atau perusahaan), alamat lengkap, no telp, kalau perlu foto pribadi. Jadi calon pembeli juga tidak ragu. Kalau alamatnya saja pake PO. BOX, alamat lengkap nya tidak jelas, wah agak meragukan juga nih.

2) Gunakan jasa perantara. Saat ini sudah ada beberapa forum jual beli yang menyediakan jasa perantara. Pembeli transfer dulu ke rekening perantara, lalu perantara konfirmasi ke penjual bahwa dana sudah masuk. Barulah penjual akan mengirim barangnya.

Setelah barang diterima, pembeli konfirm ke perantara. Dan uang pembelian akan ditransfer oleh perantara ke pihak penjual. Memang sedikit ribet, tapi lebih aman, bagi pembeli maupun penjual. Beberapa perantara mengenakan biaya, ada juga yang gratis.

3) Biasanya di web penjual ada testimonial / komentar dari pelanggan. Dari situ bisa kelihatan apakah penjualnya bisa dipercaya atau tidak. Tapi hati-hati dengan testimonial 'palsu' yang mungkin saja dikarang sendiri oleh penjual.

Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk menipu pembeli. Perhatikan gaya bahasanya. Testimonial dari banyak orang tentu gaya bahasanya juga berbeda-beda. Lain halnya bila testimonial tersebut memang palsu alias karangan sendiri.

4) Kalau penjual dan pembeli masih dalam satu kota, minta saja COD / Cash on Delivery. Pembayaran akan dilakukan pada saat barang tiba di tempat pembeli. Jadi pembeli juga bisa memeriksa dulu kondisi barangnya.

Apabila penjual tidak bisa COD, tanyakan sebabnya. Kalau perlu, datangi langsung ke tempat penjual. Baik di toko ataupun di rumah.

5) Untuk transaksi luar kota, minta penjual mengirim dengan jasa ekspedisi yang terpercaya. Jangan lupa tanyakan juga no resi pengiriman barangnya. Beberapa ekspedisi menyediakan fasilitas tracking / pelacakan sampai dimana paket yang sedang dikirim.

Fasilitas tracking ini bisa diakses via telepon, bisa juga melalui website penyedia jasa ekspedisi tersebut.

6) Banyak-banyak bertanya kepada penjual. Baik mengenai kondisi barang, stok yang tersedia, varian model dan warna yang ada, cara pembayaran, pengiriman barang, dsb. Penjual online yang baik akan melayani setiap pertanyaan calon pembeli dengan baik. Walaupun mungkin nantinya tidak jadi beli.

Kenapa harus banyak bertanya? Karena memang itu hak pembeli. Lagipula transaksi online tidak memungkinkan pembeli untuk melihat dan memeriksa langsung kondisi barang yang akan dibeli.

Kalau anda mendapati penjual yang kurang informatif, jangan ragu untuk membatalkan pembelian. Masih banyak kok toko online yang lain.

7) Terakhir, dan yang terpenting. Waspada, dan selalu waspada. Seperti kata bang napi, kejahatan bisa terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya. Tapi juga karena ada kesempatan. Jadi waspadalah..!! Waspadalah..!!


sumber: http://www.anakui.com/forum/topic.php?id=55#post-1644

29 August 2009

Impian Seorang Mahasiswa D3 FEUI

Saat ini penulis sedang menempuh jalur ekstensi S1 di FEUI, di mana kebanyakan orang2nya juga dari D3 FEUI. Memang agak "ketinggalan" karena ada beberapa mata kuliah yang mengalami perulangan beberapa kali.

Kilas balik ketika penulis masih duduk di bangku kuliah D3, dengan mengambil jurusan Teknologi Sistem Informasi yang saat itu baru angkatan kedua (2003). Penulis berhasil mengadakan sebuah acara bernama "TSI Gathering" saat duduk di tahun kedua, di mana acaranya sederhana yaitu mengumpulkan angkatan 2004 dengan harapan mendapatkan pengarahan mengenai jurusan dan kenal dengan senior sejurusan. Penulis saat itu berperan sebagai ketua (leader), dengan mengarahkan beberapa orang serta memotivasi mereka bahwa acara ini bisa dilaksanakan.

Penulis hanya bisa berharap suatu hari nanti, para alumnus D3 angkatan 2003 (bahkan 2004 dan 2005) bisa mengadakah suatu silaturahmi secara bersama-sama di dalam SATU acara.

Semoga,.... Amin.

27 June 2009

Touchpad Toshiba NB200 Rusak?

Minggu kemarin saya baru saja membeli netbook bermerk Toshiba NB200, setelah berkali-kali dicoba tiba-tiba touchpadnya mati dan nggak bergerak mousenya. Sudah saya gerakkan berkali-kali tetap nggak bergeming, bahkan sampai diinstall ulang windows.
Ternyata di atas (hotkey) kata user manualnya ada fitur on/off touchpad, jadi belum tentu touchpad kalo nggak bergerak itu rusak. Tombol itu ada di Fn + F9.

04 June 2009

Perpustakaan Terbesar Sedunia di UI

Berdasarkan berita yang ada di sini, UI akan mendirikan perpustakaan terbesar sedunia. Benarkah itu? Melebihi perpustakaan yang lain?
Akankah bayaran kuliah menjadi lebih mahal? Sepertinya iya. Kemudian bagaimana dengan konsep UI yang rindang dengan pepohonan? Banyak yang ditebang untuk didirikan supermarket, lahan parkir, bahkan perpustakaan yang luas ini.
Kemudian apa dampaknya bagi anak2 bangsa kita ini? Apakah uang yang menjadi lebih penting daripada potensi akademik yang dimiliki? Ataukah neoliberalisme sudah sangat mengakar mengalahkan demokrasi (baca: democrazy)?

Mohon komentarnya apabila Anda peduli.

21 April 2009

Pagi Hari sebagai PM

Walaupun memang sulit dipercaya "jabatan" gw sekarang adalah Project Manager (PM). Sehari-hari berurusan dengan klien, atasan, bahkan programmer. Memang sangat amat tidak mudah karena pengalamanku yang hanya seumur jagung, tapi alhamdulillah berkat bantuan teman2 sekitar saya mencoba untuk belajar.

Dipercayai menjadi PM mengalami banyak kendala seperti klien yang mungkin tidak happy, terutama bila menghendaki mereka melakukan sesuatu yang di luar pekerjaan mereka. Kemudian dengan programmer yaitu bagaimana caranya bisa menset jadwal sesuai keinginan mereka, terutama para programmer muda yang biasanya belum bisa mengestimasi lama pekerjaan mereka dan programmer senior yang otomatis sangatlah tidak enak untuk meminta mereka mengerjakan sesuatu. Dan yang paling penting adalah milestone, yaitu laporan progress baik kepada klien ataupun (paling utama) kepada atasan/ sponsor (yang menggaji saya dan programmer).

Project adalah kerjasama tim. Hal ini perlu ditekankan apabila PM mendadak terlalu menjadi bossy, saya kemarin sering sekali dimarahi oleh programmer terutama mengenai sikap yang buruk ini. Dalam pandangan saya adalah bagaimana menaati jadwal tepat waktu, padahal yang paling penting adalah bagaimana saya menset programmer agar SELESAI tepat waktu dan tepat kualitas.

Komunikasi sangat penting. Sehubungan dengan hal ini saya selalu mencoba menekankan bahwa komunikasi perannya dalam project berkontribusi sebesar 90%. Cukup besar bukan? Karena tugas dari seorang PM adalah mengkomunikasikan kepentingan user kepada tim mengenai jadwal dan kebutuhan mereka.

Programmer adalah seniman? Yah, jika melihat cara kerja mereka yang begitu moody, sangatlah tepat jika mereka disebut seperti itu. Apalagi ketika melihat mereka mengerjakan sesuatu yang intangible, WOW! Menanyakan status kepada programmer juga jangan tiap hari, tapi lihat dulu pekerjaan mereka dan apa yang mereka kerjakan. Karena PM harus tahu segalanya, jangan sungkan untuk bertanya. Hasil pekerjaan mereka apabila bagus pun, harus dihargai, ya seperti mengagumi hasil karya seniman saja. Hehehehe.

Least but not last, ini kata-kata yang saya kutip dari komentar bapak saya di profil facebook saya. "Be PROJECT MANAGER is... must be responsible to project as a whole..
need some skill in communication, scheduling, time & expenses budgeting and the most important thing is... give spirit to the others.."